Arsip | Juli, 2012

Energi Angin

30 Jul

Sering berita “Nelayan tidak bisa melaut karena tidak ada BBM” atau sejenisnya. Berita ini seharusnya tidak terjadi apabila nelayan sudah ahli memanfaatkan angin dengan perahu layar, memang sepertinya berat jika pakai perahu layar, karena beberapa hal: tidak biasa, artinya sudah biasa dengan kondisi maunya sendiri tidak peduli lingkungan. perahu layar harus memperhatikan lingkungan untuk bisa jalan harmonis dan mencapai tujuan. Perahu nelayan dengan BBM cukup perhatikan ombak dan tidak perlu sejalan dengan angin sehingga sepertinya “aku lebih kuat dari alam” atau “aku tidak perlu sejalan dengan alam”. Makanya sulit untuk para nelayan kembali mamakai perahu layar karena ego tersebut. Juga ditmabahkan statement bagiamana menang dengan kapal asing kalau kita hanya memakai perahu layar ? ada betulnya sepertinya tetapi jangan lupa kita bisa pakai perahu layar modern, yang dapat dikembangkan anak bangsa sehingga tidak kalah dengan perahu asing. Kita juga bisa mengembangkan perahu layar hybrid dengan mesin memakai BBM. Tujuannya adalah ketergantungan terhadap BBM sangat bisa dikurangi, bukan meniadakan sehingga semua tujuan tercapai. terutama melatih nelayan berharmoni lagi dengan alam dan tidak ego centris sehingga akan membentuk mental yang lebih baik.

Jadi untuk memakai perahu layar perlu; mengubah kebiasaan dan berharmoni dengan alam, mengembangkan perahu layar modern sehingga tidak kalah dengan kapal asing.

 

Iklan

Melindungi Binatang yang telah Mati

30 Jul

Ada berita menarik yang menurut saya tidak masuk akal sehat yaitu: http://news.detik.com/read/2012/07/30/062924/1977808/10/polisi-tak-akan-biarkan-warga-potong-paus-yang-mati-di-muara-gembong?n990102mainnews sedangkan di berita lain diluar negeri http://news.detik.com/read/2012/08/02/150811/1981516/1148/bangkai-paus-30-ton-di-australia-dipotong-potong-dibuang-ke-tempat-sampah?n990102mainnews

Disini adalah melindungi binatang YANG TELAH MATI, kalau binatang itu masih hidup, masih wajar walaupun mungkin hanya permainan politik untuk menunjukan siapa yang berkuasa. Logikanya kalau binatang telah mati, apa gunanya tidak boleh dimanfaatkan oleh rakyat ? SUDAH MATI, masih perlu perlindungan adalah hal pembodohan masyarakat yang dilakukan LSM asing.

Mari kita gunakan akal sehat kita, apa efek dari perlindungan jika yang dilindungi sudah mati ? Semoga rakyat tidak mudah menjadi objek pembodohan.